Alasan Mengapa Bharatiya Janata Party Bukan Bharatiya

Alasan Mengapa Bharatiya Janata Party Bukan Bharatiya

Alasan Mengapa Bharatiya Janata Party Bukan Bharatiya – Publik India telah dikejutkan dengan pidato Perdana Menteri India, Narendra Modi. Dimana Ia dinilai merendahkan kalangan umat Hindu yang merupakan aliansi Bharatiya Janata Party (BJP). Itu karena salah satu pemimpinnya terlihat lari dari tanggung jawab terhadap konstituen mayoritas ke konstituen minoritas. Dalam peristiwa tersebut, BJP dianggap telah menghasut barisan komunalnya pada beberapa tahun silam.

Seperti diketahui bahwa tak jarang PM India yang berani berorasi seperti itu sebelumnya. Namun Modi bukan hanya mengadu domba terkait perang agama, akan tetapi Ia benar – benar berada di jalur yang tepat untuk mengusut segala ketidakselarasan yang diluncurkan BJP.

Baginya, BJP selalu mengklaim bahwa pihaknya merupakan jubah nasionalisme yang tak kan pernah usai. Jika melihat beberapa peristiwa buruk sebelumnya, partai tersebut dinilai sangat kejam dan tidak berperikemanusiaan. Namun beberapa pihak sangat tidak setuju dengan pernyataan tersebut.

Lebih lanjut, gerakan Hindut di bawah naungan BJP dirasa tidak berperan penting dalam memerdekakan India. Lebih lanjut, mereka tak lagi partai nasional atau nasionalis, melainkan anarkis yang hanya mementingkan diri pribadi dari pada kepentingan penduduk India.

  • Bertentangan Dengan Ideologi

Modi juga menilai bahwa BJP sangat bertentangan dengan ideologi India. Sebab bagi mereka, konstitusi India dianggap tidak layak dan harus mengalami perubahan secara besar – besaran. Lebih lanjut, tak ada jatah bagi non Hindu yang mampu menjadi pemimpin BJP bahkan Perdana Menteri partai tersebut. Karena seorang muslim saja dianggap tidak unggul dalam mengelola golongan tersebut.

Ideologi BJP yang tidak menentu akan membuat para politisi semakin merajalela dalam memperebutkan kekuasaan. Sebab mereka hanya bersikeras bahwa penganut agama Hindu sangat layak jika dijadikan pemimpin utama. Hal tersebut boleh jadi sebagai panutan, namun tidak selamanya mereka dapat berpegang teguh terhadap pendirian awal.

Karena pastinya, siklus pemilihan dan pencalonan anggota hingga pemimpin BJP tetap dilakukan. Dan bisa jadi bahwa penganut agama lain dapat mengambil alih segala struktural BJP tanpa cara apa pun. Karena memang partai tersebut bukan golongan demokrasi.

Alasan Mengapa Bharatiya Janata Party Bukan Bharatiya

  • Eksklusionisme Hindu

Secara umum, BJP nyaris mirip dengan kemajuan muslim. Atau jika dicontohkan pada partai lain seperti Akali Dal, dimana partai tersebut tak hanya didominasi oleh kalangan Hindu, tapi juga muslim. Dalam hal ini, eksklusionisme Hindu tak kan berjalan mulus jika mereka mendapatkan tantangan terberat dari umat beragama lain.

Pada pemilu UP terakhir, tercatat bahwa kalangan muslim tidak diijinkan untuk melakukan pendelegasian kandidat terkuat. Sebab bangsa tersebut terbilang teracuni dan terdoktrin oleh majelis BJP.

Walau terlihat tidak kuat, namun golongan dan dukungan BJP pada waktu itu sangat kuat dan tak pernah kalah saing. Sehingga pencitraan atas dasar agama telah menjadi hal terpenting bagi calon pemimpin bangsa.

  • Kebohongan Berbalut Mutual

Modi yang merasa kurang puas dengan kehadiran BJP telah percaya bahwa partai tersebut telah mengagungkan kebohongan yang berbalut mutual. Dimana mereka tidak serta – merta dalam membangun bangsa, namun bekerja keras untuk mengambil alih sektor pemerintahan.

Walau ideologi BJP sangat unggul dalam segala hal, akan tetapi tak sedikit publik setempat yang menyatakan kesiapannya untuk mengangkat kembali partai tersebut di hari pemilihan umum.

Sebab itulah BJP bukanlah Bharatiya yang sebenarnya. Karena mereka hanya melihat potensi hasil dari pada kepuasan bersama. Dan lagi, mereka hanya memfokuskan para Hindu untuk menjadi generasi penerus partai.

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email